SEHAT MENTAL BAHAGIA MENJANI PERAN adalah tema yang diambil dalam acara Bincang Kesehatan Mental Perempuan yang diselenggarakan Oleh PCNA Galur Kulon Progo bersama narasumber Mufliha Fahmi, M. Psi, Psikolog. (Psikolog Klinis) dan moderator Ayuna Felicia Andra z (Diajeng terpilih Kulon Progo)
Trimakasih PCNA yang telah mengundang 14 santri putri MA Darul Ulum Muhammadiyah Galur dan 3 ibu guru yang mendampingi. Acara ini sangat bermanfaat dan menambah ilmu tentang Kesehatan mental dimana kondisi sejahtera individu dapat menyadari tentang :
1. Mengenali potensi diri
2. Mampu mengatasi tekanan sehari-hari
3. Bekerja secara produktif
4. Berkontribusi positif pada komunitas
2. Mampu mengatasi tekanan sehari-hari
3. Bekerja secara produktif
4. Berkontribusi positif pada komunitas
Stres itu dihadapi tdk dhindari.
Semkain seseorang menghindari stres semakin rusak kesehatan mental kita.
Adanya stres membuat kita melakukan perbaikan, mencari solusi.
Orang yang sehat mental orang yang bisa menghadapi stressor.
Semkain seseorang menghindari stres semakin rusak kesehatan mental kita.
Adanya stres membuat kita melakukan perbaikan, mencari solusi.
Orang yang sehat mental orang yang bisa menghadapi stressor.
*Alasan perempuan lebih rentan dari laki-laki (stresor perempuan)*
▪︎ Biologi (pubertas, kehamilan, melahirkan dll)
▪︎ Psikososial (ekpektasi peran gender, beban ganda)
▪︎ Kultural (ketergantungan ekonomi, KDRT dst)
*Tantangan kesehatan Mental Perempuan*
● Suport (keluarga dan suami)
● Ekspektasi peran gender vs sistem pendukung
● Konteks sosial yang mempengaruhi
Untuk mendukung kesehatan mental mk perlu intervensi :
♡ Individu
♡ Keluarga
♡ Komunitas/isntitusi
*Konflik itu bukan tentang benar salah akan tetapi bagaimana menyelesaikan masalah. ego yang tidak mau mengalah, perasaan yang tidak dipahami, serta cara penyampaian yang membuat orang lain merasa diserang. (Si)
▪︎ Biologi (pubertas, kehamilan, melahirkan dll)
▪︎ Psikososial (ekpektasi peran gender, beban ganda)
▪︎ Kultural (ketergantungan ekonomi, KDRT dst)
*Tantangan kesehatan Mental Perempuan*
● Suport (keluarga dan suami)
● Ekspektasi peran gender vs sistem pendukung
● Konteks sosial yang mempengaruhi
Untuk mendukung kesehatan mental mk perlu intervensi :
♡ Individu
♡ Keluarga
♡ Komunitas/isntitusi
*Konflik itu bukan tentang benar salah akan tetapi bagaimana menyelesaikan masalah. ego yang tidak mau mengalah, perasaan yang tidak dipahami, serta cara penyampaian yang membuat orang lain merasa diserang. (Si)
